Indra: Enak Dosen dan Guru PNS, Tidur-tiduran Tetap Digaji, Yang Honorer ?

Ruangguru.my.id_Pengamat dan Praktisi Pendidikan dari Center for Education Regulations and Development Analysis (CERDAS) Indra Charismiadji menilai saat ini banyak tenaga pendidik baik guru maupun dosen yang berstatus honorer terdampak pandemi virus corona COVID-19.

Banyak di antaranya yang terancam tidak gajian karena dana terfokus pada penanganan COVID-19.

"Ini fakta loh banyak dosen dan guru honorer di masa pandemi COVID-19 justru tidak digaji. Kalaupun ada yang digaji tetapi jumlahnya minim. Sebab, semua anggaran dipotong.


Yang enak kan dosen dan guru PNS. Tidur-tiduran saja tetap digaji," kata Indra kepada JPNN.com.
Pemerintah memang sudah menjamin gaji dosen dan guru PNS tetap aman.

Menurut Indra, pemerintah pusat harusnya memperhatikan keberadaan tenaga pendidik honorer juga. Dia menduga, dalam situasi seperti sekarang ini, yang tetap bekerja justru tenaga pendidik honorer.

"Memang ada jaminan kalau semua guru dan dosen PNS mengajar? Wong saya dapat informasi sejak diberlakukan work from home (WFH) banyak PNS yang pada mudik sebelum 30 Maret. Ironisnya, yang mudik sebelum 30 Maret itu enggak disanksi," tutur Indra.

Indra mengakui memang tidak semua tenaga pendidik PNS yang santai-santai saja di masa pandemi COVID-19.

Namun, melihat perkembangan WFH dan belajar daring, sepertinya yang aktif justru honorer.
Itu sebabnya menurut Indra, pemerintah harus memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik honorer ini. Jangan sampai tenaga pendidik honorer yang bekerja malah tidak digaji.

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Indra: Enak Dosen dan Guru PNS, Tidur-tiduran Tetap Digaji, Yang Honorer ?"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel