Pengumuman Buat Seluruh Guru: Baca SE Mendikbud No.4 Baik-Baik

Ruangguru.my.id_Masih banyak guru mengejar ketercapaian kurikulum. Hal ini tentu sangat kontradiktif dengan semangat dan aturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang tertuang dalam Surat Edaran Mendikbud No 4. Tahun 2020.

“Di dalamnya tertulis sekolah tidak harus mengejar ketuntasan pembelajaran. Sebab ini akan menambah beban siswa dan guru, kata Wakil Sekretaris Jenderal FSGI, Satriwan Salim dalam telekonferensi dengan media di Jakarta, Selasa (28/4).

Di tengah bencana nasional Covid-19 ini fleksibilitas dan kelonggaran kurikulum adalah kunci agar anak dan guru tetap “merdeka dalam belajar”. Fenomena ini bisa terjadi setidaknya karena 2 hal, pertama informasi SE Mendikbud tersebut tidak sampai atau tidak dipahami dengan baik oleh dinas pendidikan daerah (Disdik, pengawas) dan sekolah (guru, kepala sekolah).

“Atau kedua, lebih karena faktor psikologis guru yang tetap ingin bersikap ideal dalam menuntaskan kurikulum. Sebab, akan ada rasa yang mengganjal di pikiran, jika pembelajaran tak tuntas. Jadi lebih ke faktor subjekivitas guru, rasanya tak sempurna jika KD tak selesai,” terangnya.

Misalnya, guru harus mengejar 6 KD karena ini terlalu panjang. Karena kita serba terbatas aksesnya, dalam keadaan normal mengejar target pasti guru mampu. Namun, saat kondisi sekarang FSGI mengimbau agar guru-guru jangan lagi mengejar ketuntasan.

“FSGI dan KPAI mendorong para guru, kepala sekolah, pengawas, dan Dinas Pendidikan daerah agar mengutamakan kualitas proses pembelajaran, ketimbang mengejar ketercapaian kurikulum,” terangnya.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti menjelaskan guru dan kepala sekolah, jangan berorientasi untuk mengejar ketuntasan Materi Pelajaran/Kompetensi Dasar di Semester II (genap) ini.

“Fleksibilitas dan kelonggaran dalam standar proses dan standar peniliaian mutlak diberikan kepada siswa. Tidak hanya meringankan beban siswa dan orang tua, tetapi juga membantu guru dalam pengurangan beban administrasi pembelajaran. Tapi guru lebih berorientasi pada kualitas kebermaknaan dalam pembelajaran (meaningfull learning) yang dirasakan siswa,” ujar Retno.(EP)

Sumber : indonesiainside.id

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Pengumuman Buat Seluruh Guru: Baca SE Mendikbud No.4 Baik-Baik"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel