Penentu Kelulusan SD, Yang Utama Hanya Nilai Rapor Lima Semester Akhir

Ruangguru.my.id_Ketentuan kelulusan untuk peserta didik jenjang sekolah dasar (SD) sudah ditetapkan Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya. Secara garis besar, poin-poin ketentuannya tidak berbeda jauh dengan jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Kriteria kelulusan utama ditentukan nilai rapor lima semester terakhir. Yakni, nilai rapor kelas IV, V, dan VI semester gasal.


Kabid SD Dispendik Surabaya M. Aries Hilmi mengatakan, sekolah berhak membuat kriteria kelulusan bagi siswa didiknya. ’’Edaran dari kami itu sebagai mandatori atau hal-hal yang utama atau rambu-rambu umum saja. Tidak serta-merta hanya itu. Ada kriteria lain yang ditentukan satuan pendidikan. Setiap sekolah bisa berbeda-beda. Sebab, merekalah yang tahu kondisi dan kemampuan siswa,’’ terangnya.

Dia menjelaskan, kriteria kelulusan terangkum dalam standar kompetensi lulusan (SKL). Setiap sekolah menyusun SKL per tahun. Salah satu dasarnya adalah hasil evaluasi peserta didik masing-masing. Ditambah input lulusan dan hal-hal lain yang disesuaikan dengan kondisi siswa maupun standar sekolah. Penetapan SKL itu pun sepenuhnya menjadi kewenangan sekolah. 

’’Jadi, misalnya nanti ada sekolah berbasis Islam punya tambahan kriteria kelulusan seperti hafalan surat pendek, itu tidak apa-apa. Sekali lagi, kriteria dari kami itu bersifat umum. Otomatis setiap sekolah sudah menerapkan. Dispendik hanya menegaskan kembali supaya itu menjadi rambu-rambu yang diperhatikan,’’ paparnya.

Begitu pula persentase kehadiran siswa sebagai salah satu kriteria kelulusan. Itu juga diserahkan pada satuan pendidikan. Sebab, setiap sekolah memiliki standar minimal kehadiran yang berbeda. Namun, Aries menegaskan bahwa yang dihitung adalah kehadiran siswa pada saat pembelajaran efektif saja. ’’Masa study from home (SFH) tidak masuk dalam persentase kehadiran,’’ tuturnya.

Sementara itu, untuk ujian sekolah (US) yang dibatalkan Kemendikbud akibat pandemi Covid-19, satuan pendidikan SD bisa menggantinya dengan nilai lain. Misalnya, nilai rapor maupun nilai praktik. Aries mengungkapkan, ujian praktik SD sudah dilaksanakan sesuai kalender akademik. Yakni, pada Februari lalu sebelum ada darurat Covid-19. ’’Hasil ujian praktik itu bisa dimanfaatkan sebagai tambahan nilai kelulusan,’’ tambahnya.

Kriteria Utama Kelulusan SD (*)
  1. Nilai rapor 5 semester terakhir (kelas IV, V, dan VI semester gasal). Nilai semester 12 dan atau nilai ujian praktik dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.
  2. Menyelesaikan program pembelajaran kelas I sampai kelas VI.
  3. Memperoleh nilai sikap atau perilaku baik.
  4. Tidak sedang terlibat kriminalitas, pemakaian narkoba, dan tindak asusila.
  5. Memenuhi nilai minimal standar kompetensi lulusan (SKL) yang telah ditentukan sekolah.
  6. Memenuhi kriteria jumlah kehadiran minimal sesuai dengan ketentuan sekolah (kondisi masa darurat Covid-19 tidak diperhitungkan).
  7. Ditentukan rapat dewan guru berdasar kriteria kelulusan yang ditetapkan satuan pendidikan.
Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Penentu Kelulusan SD, Yang Utama Hanya Nilai Rapor Lima Semester Akhir"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel