Upah Guru HonorerBelum Dibayarkan 6 Bulan, Akui Ada Keterlambatan

Selamat datang di Ruangguru.my.id_Puluhan guru honorer di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, mengeluhkan keterlambatan pembayaran upah honor yang telah enam bulan belum dibayarkan.

Meski begitu, para tenaga pengajar tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka terhadap para siswa.

“Ada 26 orang yang belum menerima gaji sejak September 2019 hingga bulan Februari 2020, padahal kewajiban telah kami laksanakan dengan baik,” terang Fany salah satu honorer di SMK Pamahanu Nusa.


Dia mengaku tidak mengetahui pasti alasan keterlambatan pembayaran hak mereka.

Sejauh ini pun belum ada penjelasan terkait hal itu. Meski begitu, para guru tetap memenuhi kewajiban kepada para siswa.

“Jadi kami kerja ikhlas saja selama ini dengan suka cita karena kalau kita tidak datang bekerja bagaimana dengan para siswa nanti. Mereka generasi muda, harus jadi prioritas,” ujar Fany.

Senada dengan itu, Kepala Sekolah  SMK Negeri 1 Masohi , DJ Latuconsina menyatakan, di sekolah yang dia pimpin terdapat 16 orang tenaga honorer yang belum mendapat upah.

Para guru pun mengeluhkan kondisi tersebut.

Dia pun hanya bisa memberikan pengertian agar mereka bersabar sembari menunggu pencairan dana bos oleh pemerintah provinsi.

“Mereka bersungut ya iya. Mungkin sehari dua ini, secara kolektif, sementara data terakhir itu ada sekitar 3 sekolah itu datanya belum filed. Kita berharap secepatnya dicairkan,”ujarnya.

Menanggapi kondisi itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Kabupaten Maluku Tengah, Jabir Tomagola mengakui ada keterlambatan dalam pencairan dana bos, sehingga menyebabkan upah para pegawai honor ditingkat SMA dan SMA.

Menurutnya, keterlambatan bukan asesmen dari  Dinas Pendidikan Provinsi, melainkan ada perubahan spesimen di Bank Maluku untuk semua sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Malteng yang mana nomenklatur sekolahnya telah berubah.

Dia mencontohkan, SMA Negeri 1 Masohi misalnya, yang nomenklaturnya telah diubah dari SMA Negeri 1 Masohi menjadi SMA Negeri 4 Maluku Tengah maka, Kepala Sekolah yang bersangkutan harus menggantikan Nomenklatur yang telah diubah itu dan dimasukan ke Bank Maluku untuk digantikan.

Langkah ini ketika sudah diambil barulah semua Dana Bos tingkat SMA sederajat untuk Maluku tengah bakan dicairkan secara kolektif.

“Sementara sekolah-sekolah memiliki rekening di bank Maluku itu menggunakan nomenklatur lama, dengan demikian maka sekolah-sekolah dianjurkan untuk menggantikan specimen dengan nomenklatur baru  yang urutannya urutan kabupaten. Misalnya, SMA 1  Maluku Tengah sampai SMA 36 Maluku Tengah. Nah, itu selesai baru dana Bos bisa di swit ke masing-masing rekening,” terang Tomagola.

Sumber : jpnn.com

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Upah Guru HonorerBelum Dibayarkan 6 Bulan, Akui Ada Keterlambatan"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel