Gubernur Potong Tunjangan PNS Selama 6 Bulan, Geser untuk Penanganan Virus Corona

Selamat datang di Ruangguru.my.id_Pemprov Sulut menyiapkan dana sekitar Rp 50 miliar untuk mengantisipasi dampak Virus Corona atau Covid 19.

Dana ini diperuntukkan untuk membangun fasilitas kesehatan, semisal menambah fasilitas isolasi,  rumah singgah, pengadaan maske dan termo scan hingga laboratorium untuk mendeteksi Virus Corona. 

Langkah ini akan diambil bilamana perkembangan Virus Corona makin meluas di Sulut. 

Langkah penyiapan dana ini diambil setelah Gubernur Sulut,  Olly Dondokambey berkodinasi dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri. 

APBD Sulut 2020 sebenanrya tidak memplot dana khusus  untuk antisipasi Virus Corona.  Kebijakan diambil Gubernur,  menggunakan dana kesiapan bencana, dan menggeser anggaran dari satu pos ke pos lain. 


Gubernur pun membeber,  satu di antara yang kena imbas pergeseran dana terkait pos tunjangan PNS

"Putuskan Geser anggaran tunjangan,  Eselon II III kita sudah sampai Desember 2020,  6 bulannya kita tarik, jadi pegawai berkorban untuk penanganan Covid 19," kata dia. 

Tak cukup sampai di situ,  Pemprov juga akan menggeser anggaran yang dinilai belum prioritas.

"Kita hitung semua sekitar Rp 45-50 miliar ," ujarnya.  

Sebelumnya,  Virus Corona atau Covid 19 jadi ancaman nyata bagi Provinsi Sulut

Satu warga asal Sulut positif ternjangkit Covid 19 dan sementara diisolasi di RSUP Prof Kandou. 

Gubernur Sulut,  Olly Dondokambey mengatakan,  pemerintah sudah memutuskan langkah-langkah untuk pencegahan Covid 19. 

Pertama,  menyiapkan dana dengan tujuan menambah fasilitas kesehatan jika Covid 19 berkembang lebih jauh di Sulut. 

Dana ini untuk menujang kesiapan penangana apabila suspect bertambah

"Saya sudah komunikasi dengan Kemenkeu dan Kemendagri,  senin akan  keluar peremendagri kita bisa lakukan pergesedan anggaran APBD sekitar Rp 45-50 miliar, " kata dia. 

Pertama,  siapkan tempat isolasi tambahan.

"Saat ini kemampuan RSUP Prof Kandou baru sampai 10 tempat tidur, kita tingkatkan sampai 80 tempat tidur," katanya. 

Seluruh RS mempersiapkan tempat isolasi apabila Covid 19 berkrmbang terus. 

"Saya akan rapat dengan direktur rumah sakit," ujarnya.

Kedua, Sulut akan membangun laboratorium untuk cek Virus Cotona

"Kita bangun Lab sementara karena tiap ada kasus selalu menunggu hasil dari pusat 5 hari, akibat lambat terdeteksi sehingga kita terlambat ambil langkah, " kata dia.

Ketiga, Pemprov akan mempersiapkan rumah singgah bagi warga yang terdeteksi semisal panas badannya 38 derajat.

Keempat,  Gubernur mengatakan,  akan menyiapkan tambahan masker dan termo scan.

"Kita persiapkan beli masker pakai dana cadangan bencana Rp 3,5 miliar," ujarnya

Gubernur menjelaskan, Pemerintah Pusat sudah mengonfirmssi ada saru pasien nomor 58 dari Sulut 

Ada keterlambatan menyampaikan,  karena Pemda belum bisa mengklarifikasi ke masyarakat,  apabila belum ada petunjuk pusat. 

 "Ada keterlambatan mendeklare terjadinya kejangkitan salah satu pasien,  ini protap dan aturan satgas nasional," ungkapnya . (ryo)

Sumber : tribunnews.com

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Gubernur Potong Tunjangan PNS Selama 6 Bulan, Geser untuk Penanganan Virus Corona"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel