Ayo jadi Guru Hebat, Ciptakan Suasana Belajar Meriah dengan Metode Quantum Teaching

Selamat datang di Ruangguru.my.id_Seorang pengajar, seperti Bapak/Ibu Guru, pasti selalu memiliki keinginan untuk dapat secara maksimal menyampaikan materi pelajaran. Dalam rangka mewujudkan hal itu, Bapak/Ibu Guru mungkin telah mencoba menerapkan berbagai metode pengajaran untuk menunjang performa mengajar. Namun, apakah Bapak/Ibu Guru sudah mencoba menerapkan Metode Quantum Teaching?

Metode Quantum Teaching adalah penggubahan belajar yang meriah dengan segala nuansanya ciptaan Bobbi DePorter. Quantum Teaching berfokus pada hubungan dinamis dalam lingkungan kelas. Asas utama dari metode ini: Bawalah Dunia Mereka ke Dunia Kita dan Antarkan Dunia Kita ke Dunia Mereka. Mengacu pada asas tersebut maka metode ini menyarankan untuk guru memasuki dunia siswanya terlebih dahulu. Artinya, Bapak/Ibu Guru harus mengawali proses belajar-mengajar di kelas dengan membangun relasi bersama siswa.


Quantum Teaching

Tindakan membangun relasi tersebut dapat berupa upaya mengenali pribadi siswa, bersikap ramah, menyenangkan, atau ketahuilah hal-hal yang sedang menjadi perhatian mereka. Tindakan ini bertujuan agar siswa memberikan izin kepada Bapak/Ibu Guru untuk memimpin, menuntun, dan memudahkan perjalanannya menuntut ilmu. Dengan demikian, Bapak/Ibu Guru juga dapat berhasil mengantarkan ilmu yang dimiliki untuk diterima oleh siswa.

Pada metode ini, hubungan yang terjalin harus memperhatikan segala aspek kepribadian manusia dan sekitar yang dapat memengaruhi proses belajar. Aspek yang dimaksud di antaranya aspek pikiran, perasaan, bahasa tubuh hingga keadaan ruang kelas. Aspek-aspek ini didasarkan pada sikap positif tanpa memandang negatif perbedaan kemampuan yang dimiliki setiap siswa. Oleh karena itu, terdapat lima prinsip dari metode ini, yaitu:

Quantum Teaching 1

1. Segalanya Berbicara

Ketika proses belajar berjalan, maka semua hal di sekitar berbicara. Mulai dari lingkungan kelas hingga bahasa tubuh mengisyaratkan pesan tentang belajar.

2. Segalanya Bertujuan

Semua yang dilakukan oleh guru di dalam proses belajar memiliki tujuan untuk siswanya.

3. Pengalaman Sebelum Pemberian Nama
Otak berkembang pesat ketika mendapat rangsangan yang menggerakkan rasa ingin tahu. Jadi, berilah informasi tentang materi terlebih dahulu sebelum mereka memperoleh penamaan materi.

4. Akui Setiap Usaha

Ketika siswa turut aktif dalam proses belajar, akuilah usahanya. Hal itu dapat membuatnya semakin percaya diri dengan kemampuannya dan menimbulkan minat belajar yang lebih besar ke depannya.

5. Jika layak dipelajari, maka layak pula dirayakan

Perayaan berupa pemberian pujian atau tindakan lain, seperti tepuk tangan, akan membuat mereka merasa usahanya dihargai.

Selanjutnya, Quantum Teaching memiliki kerangka perancangan untuk pengajaran. Kerangka ini terdiri dari enam unsur yang diakronimkan menjadi TANDUR, yaitu Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, dan Rayakan. Dengan kerangka perancangan ini, Bapak/Ibu Guru dapat memulai pembuatan skenario pembelajaran di kelas.

Quantum Teaching 2

1. Tumbuhkan

Bapak/Ibu Guru dapat memulai kelas dengan interaksi sederhana bersama siswa. Kemudian dilanjutkan memberikan pemantik semangat untuk mereka agar tertarik mengikuti jalannya proses pembelajaran.

2. Alami

Selanjutnya, Bapak/Ibu Guru harus menciptakan pengalaman umum bagi siswa melalui contoh peristiwa yang dapat mereka mengerti.

3. Namai

Kemudian Bapak/Ibu Guru dapat lanjut ke tahap berikutnya, yakni menjelaskan peristiwa yang sudah dicontohkan dengan mengaitkannya pada materi. Gunakan kata yang mudah dimengerti, rumusan yang benar, konsep yang jelas, serta strategi yang dapat mereka lakukan.

4. Demonstrasikan

Beri kesempatan kepada mereka untuk menerapkan apa yang telah mereka pelajari. Hal ini dapat dilakukan dengan penggunaan alat peraga dalam menjelaskan atau melakukan sandiwara maupun permainan sederhana agar siswa dapat selalu mengingat isi materi.

5. Ulangi

Biasakan untuk mengulangi hal yang telah dibahas pada pertemuan tersebut. Pastikan siswa telah memahami hal yang dijelaskan saat itu. Bila perlu beri rangkuman tentang materi yang telah dibahas.

6. Rayakan
Setelah seluruh materi tersampaikan, Bapak/Ibu Guru dapat merayakan keberhasilan mereka memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan. Perayaan dapat berupa pujian, yel-yel, atau tepuk tangan untuk menghormati usaha, ketekunan, dan kesuksesan mereka.


Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Ayo jadi Guru Hebat, Ciptakan Suasana Belajar Meriah dengan Metode Quantum Teaching"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel